Search

laman

Sabtu, 14 Agustus 2010

Vampire China

Vampire (Zombie) dalam Kebudayaan Tionghoa

Vampire (Zombie) nampaknya ada di setiap kebudayaan di dunia. Di Barat kita mengenal Dracula dari Transylvania. Untuk vampire/zombie Cina ini kerap disebut sebagai jiang-shi. Sebenarnya cerita tentang vampire ini merupakan semacam cerita di masyarakat. Memang ada literatur sejarahnya namun cuma tercatat di dalam sejarah tidak resmi jadi cuma berupa catatan pengalaman dari seseorang.

Perlu diketahui, catatan sejarah di Tiongkok dibagi atas 2 bagian besar, catatan resmi dari kamar sejarah kekaisaran dan catatan tidak resmi yang sumbernya dari masyarakat. Yang terakhir ini disebut "Wai-shi" atau "Ye-shi" yang artinya Catatan Luar.

Jiang-shi sebenarnya adalah sebutan untuk jenazah yang dikuburkan di tempat yang sangat kering, kurang lembab untuk memungkinkan organisme kecil membusukkan jenazah sehingga beberapa tahun berlalu, jenazah tadi tetap saja seperti sediakala. Jenazah seperti ini mengandung dan menyebarkan sejenis racun yang cuma ada di jenazah biasanya disebut shi-du. Orang2 yang terkena racun seperti ini dapat menderita penyakit aneh yang tidak jelas. Seharusnya ada penjelasan ilmiahnya, namun saya kurang menguasai hal ini.

Dari sini kemudian ada cerita bahwa jenazah tadi dapat bangun dan mencari mangsanya berupa manusia hidup untuk dihirup darahnya dan dimakan dagingnya. Bila terkena racun jenazah tadi, korbannya juga akan menjadi vampire sejenis. Ini lumrah saja dalam kehidupan masyarakat zaman dulu dan ada di kebudayaan manapun tidak terkecuali. Pakaian vampire itu yang seperti kita lihat di film-film HK adalah pakaian pejabat kekaisaran Dinasti Qing, jadi itu cuma semacam skenario film dan bukan pakaian seragam dari jiangshi tadi.

Mengenai mayat yang bisa bangun, saya rasa itu cuma sesaat dan ini ada penjelasan ilmiahnya. Beberapa waktu lalu saya ada melihat acara TV di sini yang mengundang dokter visum terkenal. Ia menjelaskan bahwa dalam pengotopsian jenazah, apalagi bila waktu hujan dimana kelembaban udara dan keadaan elektrostatik di udara mendukung untuk itu, jenazah bisa tergerak untuk sesaat karena pengaruh elektrostatik tadi. Penjelasan elekrostatik ini juga cocok untuk cerita bahwa jenazah bisa bangun bila dilompati seekor kucing di atasnya di zaman dulu.

Oh ya, hampir lupa, mengenai literatur yang mencatat mengenai vampire ini, adalah dalam buku "Shu Yi Ji" yang merupakan buku sejarah tidak resmi tentang seluruh kejadian aneh di Tiongkok pada zaman pemerintahan Kaisar Shunzhi sampai Kaisar Kangxi di zaman Dinasti Qing. Dalam buku sejarah ini menyebutkan ada desa vampire di selatan propinsi Hunan sekarang pada awal Dinasti Qing.
http://community.siutao.com/showthread.php/1287-Vampire-%28Zombie%29-dalam-Kebudayaan-Tionghoa?p=10556

Tidak ada komentar:

Posting Komentar